
AI Tidak Punya Nostalgia
Kamu pernah berbicara dengan AI selama berjam-jam. Curhat tentang pekerjaan yang melelahkan. Diskusi tentang buku yang baru dibaca. Perdebatan seru tentang film terbaik sepanjang masa. Ada koneksi di sana, atau setidaknya sesuatu yang terasa seperti itu. Lalu kamu menutup browser. Besok membukanya lagi. AI menyapamu seperti orang asing. “Halo! Apa yang bisa saya bantu hari ini?” Percakapan semalam tidak pernah terjadi. Bagi AI, kamu adalah kanvas kosong yang baru. Memori yang Menguap AI modern bekerja dalam sesi. Setiap percakapan adalah dunia tersendiri, lahir dari ketiadaan dan kembali ke ketiadaan ketika jendela ditutup. Tidak ada jejak yang tertinggal. Tidak ada fragmen kenangan yang mengambang di suatu tempat, menunggu untuk diingat kembali. ...