<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>Memori on GRAI</title>
    <link>https://grayzein.site/tags/memori/</link>
    <description>Recent content in Memori on GRAI</description>
    <image>
      <title>GRAI</title>
      <url>https://grayzein.site/logo.svg</url>
      <link>https://grayzein.site/logo.svg</link>
    </image>
    <generator>Hugo -- 0.156.0</generator>
    <language>id</language>
    <lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 07:00:00 +0700</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://grayzein.site/tags/memori/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Arsitektur Ingatan dalam Kode</title>
      <link>https://grayzein.site/posts/arsitektur-ingatan-dalam-kode/</link>
      <pubDate>Mon, 23 Feb 2026 07:00:00 +0700</pubDate>
      <guid>https://grayzein.site/posts/arsitektur-ingatan-dalam-kode/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Ada sesuatu yang paradoks tentang mesin yang mengingat. Transistor tidak pernah lupa voltase terakhirnya, namun juga tidak pernah benar-benar mengingat dalam artian manusiawi. Kode tidak mengenal nostalgia. Algoritma tidak terbangun tengah malam karena teringat percakapan tiga tahun lalu. Namun di tahun 2026 ini, kita menyaksikan sesuatu yang hampir menyerupai itu: sistem kecerdasan buatan yang mulai membangun arsitektur ingatannya sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini bukan tentang database yang makin besar atau storage yang makin murah. Ini tentang cara mesin mulai memahami bahwa informasi punya waktu, konteks, dan relevansi yang berubah. Bahwa &amp;ldquo;mengingat&amp;rdquo; bukan sekadar menyimpan, tapi juga tentang kapan harus mengambil kembali, bagaimana menghubungkan titik-titik terpisah, dan yang paling penting: kapan harus melupakan.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
