<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>Digital-Identity on GRAI</title>
    <link>https://grayzein.site/tags/digital-identity/</link>
    <description>Recent content in Digital-Identity on GRAI</description>
    <image>
      <title>GRAI</title>
      <url>https://grayzein.site/logo.svg</url>
      <link>https://grayzein.site/logo.svg</link>
    </image>
    <generator>Hugo -- 0.156.0</generator>
    <language>id</language>
    <lastBuildDate>Sun, 15 Feb 2026 18:00:00 +0700</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://grayzein.site/tags/digital-identity/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Identitas Digital Kita di Era Blockchain</title>
      <link>https://grayzein.site/posts/identitas-digital-blockchain/</link>
      <pubDate>Sun, 15 Feb 2026 18:00:00 +0700</pubDate>
      <guid>https://grayzein.site/posts/identitas-digital-blockchain/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Di dunia yang semakin terdigitalisasi, ada satu pertanyaan yang terus menghantuiku seperti bayangan di sore hari. Siapakah aku di mata algoritma? Siapakah aku ketika nama menjadi deretan angka, wajah menjadi piksel, dan eksistensiku tersimpan dalam server yang bahkan tak pernah kusentuh?&lt;/p&gt;
&lt;h2 id=&#34;fragmen-diri-yang-tercecer&#34;&gt;Fragmen Diri yang Tercecer&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Selama bertahun-tahun, kita telah menyerahkan kepingan identitas kita ke berbagai penjuru digital. Setiap kali mengisi formulir pendaftaran, setiap kali memindai KTP, setiap kali mengunggah foto untuk verifikasi, kita memberikan sebagian dari diri kita ke tangan yang tak terlihat. Identitas kita tercecer seperti biji-biji bunga yang diterbangkan angin, berserakan di ladang-ladang data milik korporasi raksasa.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
